Senin, 19 Desember 2011

Jessy si Bintang Kecil

  Cerita ini berawal dari sebuah desa pedalaman di Kapuas Hulu yang notabene banyak terdapat buaya muara di dalam sungai - sungainya.
  Jessy kecil pagi itu, mulai bersiap - siap untuk merapikan segala keperluan sekolahnya dan memasukkannya ke dalam tas kantong keresek berwarna hitam yang biasa di pakainya. Setelah itu, ia berpamitan kepada Emaknya untuk pergi ke sekolah.
       " Mak, Jessy pegi sekolah ye ?" kata Jessy sambil mencium tangan Emaknya.
       " Iye, ati - ati ye. Banyak buaya di sungai." Pesan Emak kepada Jessy.
  Jessy kecil pun mulai melangkahkan kakiknya ke jalan setapak yang penuh lumpur karena guyuran hujan yang lebat tadi malam. Tat kala, ia harus jatuh bangun ke dalam kubangan lumpur tersebut. Untung saja sebelum berangkat sekolah tadi ia belum memakai seragam sekolah, kalau ia masih memakai seragam sekolah tersebut, ia pasti akan dikucilkan oleh teman - temannya di sekolah.
   Setelah setengah jam perjalanan menuju sungai kecil, ia harus membersihkan tubuhnya yang penuh lumpur. Setelah ia membersihkan badannya, ia pun mulai menaiki sampan kecil yang biasa digunakannya untuk berangkat ke sekolah setiap harinya. Perlahan namun pasti, ia mulai mendayung sampan tersebut mengarah ke sekolahnya.
    Itulah berbagai peristiwa yang harus di lewati oleh Jessy sebelum berangkat sekolah. Tak ada rasa jenuh, lelah, dan takut dalam hatinya. Itu semua karena semangatnya yang membara seperti api yang sedang menyala hebat dalam perapian. Tidak bisa di bayangkan memang nasib anak pedalaman di tengah kemewahan di era globalisasi dan pembangunan di kota - kota besar seperti saat ini. Mungkin kalau Jessy tinggal di kota, ia tak harus mengalami semua itu sebelum berangkat ke sekolah. Itulah hidup.
     Setelah setengah jam mendayung sampan, ia pun tiba di sebuah SD bernama BINTANG KECIL tempat ia menimba ilmu. Tapi sebelum menuju ke kelas, ia harus mengikatkan tali yang ada di ujung sampan ke sebatang kayu yang di tancapkan ke dasar sungai. Setelah itu ia pun mulai berlari kecil ke dalam kelas, dan akhirnya ia pun tiba di depan kelasnya. Di lihatnya ke kanan, ke kiri, belum nampak sekali batang hidung sosok yang sering menjelaskan pelajaran di depan kelas. Dengan menghela napas panjang, ia mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruang kelas, lalu duduk di bangku yang biasa di dudukinya. Namun, baru beberapa detik  ia duduk, sosok itu pun muncul secara tiba- tiba. Dan mulai menjelaskan pelajaran. Jessy kecil mulai menyimak pelajaran yang sedang di jelaskan.                                          
   2 jam kemudian..........
   Selesailah rangkaian kegiatan di sekolah tersebut. Jessy kecil mulai keluar menuju sungai kecil di depan sekolahnya untuk melepaskan tali di ujung sampan, pulang menuju rumahnya.
***********
   Sore harinya, ia masih sibuk membantu pekerjaan Emaknya di rumah. Setelah selesai membantu emaknya, ia mulai membuka - buka lagi buku catatannya yang berada di dalam sebuah kantong kresek berwarna hitam. Di bukanya halaman pertama sampai halaman terakhir. Di ingat - ingatnya kembali semua tulisan yang di tulisnya di dalam buku catatan tersebut. Sampai pada akhirnya ia tertidur pulas.
***********
   Pagi ini di sekolah, ternyata Jessy mendapatkan post test langsung dari gurunya. Untung saja Jessy sudah belajar tadi malam. jadi untuk mengerjakan solal dadakan seperti itu, sangatlah mudah baginya seperti membalikkan telapak tangan. 
     Setelah beberapa jam kemudian.........
    Bu guru menyuruh seluruh siswanya untuk mengumpulkan segera post test yang di berikan. Setelah itu Bu guru pun mulai menggoreksi lembar demi lembar jawaban post test yang di isi oleh para siswa maupun siswinya kelas 6. 
      Setelah selesai mengoreksi, Ibu guru mengumumkan semua nilai yang di dapatkan para siswa ,maupun siswinya. Ternyata nilai tertinggi di kelas tersebut adalah Nilai Jessy. Wah, ia tidak menyangka. Semua perjuangannya selama ini terbayar sudah dengan nilai bagus. Ia juga mendapatkan seamplop uang dari gurunya.
 Ternyata sebuah usaha yang sangat berat itu akan terbayar pada waktunya.

Nb: layangkan komentar anda ke dalam  http://iidealismeku.indonesianforum.net/





                                    





                                                                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar